Aston Villa dilaporkan telah mengambil keputusan untuk tidak mempermanenkan status penyerang muda Liverpool, Harvey Elliott, pada akhir masa peminjaman. Keputusan ini diambil untuk menghindari kewajiban pembelian yang cukup besar, sekaligus mencari solusi terbaik bagi nasib sang pemain.
Kewajiban Pembelian dan Pembatasan Menit Bermain
Harvey Elliott dipinjamkan ke Aston Villa selama satu musim penuh sejak September lalu. Dalam klausul peminjaman tersebut, Villa wajib menebus Elliott secara permanen dengan mahar 35 juta Poundsterling jika sang pemain tampil minimal 10 kali di ajang Premier League. Namun, seiring berjalannya waktu, menit bermain Elliott justru sangat terbatas.
Hingga kini, pemain berusia 22 tahun itu baru mencatatkan lima penampilan di bawah asuhan manajer Unai Emery. Penampilan terakhirnya bahkan hanya sebagai pemain pengganti saat menghadapi Feyenoord di Liga Europa pada Oktober lalu. Terungkap bahwa pembatasan menit bermain ini merupakan strategi Villa agar tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk merekrut Elliott.
Keputusan Sulit demi Keseimbangan Finansial
Manajer Aston Villa, Unai Emery, membenarkan adanya pertimbangan finansial di balik minimnya penampilan Elliott. “Masalah yang kami hadapi dengan Harvey adalah tahun ini dia dipinjamkan, dan jika dia bermain dalam sejumlah pertandingan, kami harus membelinya,” ujar Emery pada Jumat (2/1/2026), seperti dikutip dari BBC.
Emery menambahkan, “Kami memutuskan dua bulan lalu bahwa kami tidak yakin untuk merekrutnya, dengan menghabiskan uang yang kami butuhkan untuk merekrutnya.” Ia mengakui bahwa situasi ini tidak ideal bagi semua pihak.
“Itulah satu-satunya masalah. Dia berlatih setiap hari, selalu setiap hari dengan perilaku yang sangat baik dan membantu kami dalam sesi latihan. Ini bukan sesuatu yang bagus untuk dia atau pun kami, tapi inilah sepakbola dan terkadang kami harus mengambil keputusan yang tak memuaskan semua orang,” jelas Emery.
Nasib Elliott yang Terombang-ambing
Saat ini, Elliott berada dalam posisi sulit. Liverpool sendiri dikabarkan tidak memiliki niat untuk membawanya kembali ke Anfield. Di sisi lain, Aston Villa enggan memainkannya secara reguler demi menghindari kewajiban pembelian.
Aturan FIFA melarang seorang pemain memperkuat lebih dari dua tim dalam satu musim kompetisi. Sebelum bergabung dengan Villa, Elliott telah tampil dalam dua pertandingan bersama Liverpool di musim ini. Hal ini membatasi opsi kepindahannya di bursa transfer Januari.
Salah satu kemungkinan yang bisa ditempuh adalah kepindahan ke liga dengan kalender musim yang berbeda, seperti Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat. Klub Charlotte FC dikabarkan tertarik pada Elliott, meskipun sang pemain dilaporkan kurang berminat untuk melanjutkan karier di Negeri Paman Sam.
Jika Elliott dipulangkan ke Liverpool, Aston Villa berpotensi harus membayar denda. Hal ini dikarenakan The Reds sejak awal melihat Elliott sebagai pemain yang akan dilepas saat kesepakatan peminjaman dengan Villa terjalin.






