Cynthia Lamusu tengah berjuang melawan gangguan kesehatan pada kakinya yang dikenal sebagai Plantar Fasciitis. Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri hebat di area tumit dan telapak kaki, terutama setelah melakukan aktivitas fisik atau berolahraga. Surya Saputra, suami Cynthia, mengungkapkan bahwa kebiasaan berolahraga tanpa pemanasan menjadi salah satu pemicu utama gangguan tersebut.
“Jadi Plantar Fasciitis itu karena dia olahraga tapi gak ada peregangan. Gak ada stretching. Jadi ada yang ketarik terus di bagian bawah,” ujar Surya Saputra saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (01/01/2026).
Menyadari kondisi istrinya, Surya Saputra menunjukkan kesiagaan sebagai suami. Ia bahkan secara khusus mendalami teknik pijat pada titik-titik saraf tertentu untuk memberikan penanganan yang efektif. Tujuannya adalah untuk meredakan nyeri yang dialami Cynthia.
“Jadi saya belajar titik-titik (untuk) release tension di otot yang bawah, di bagian kaki, betis, sama paha. Supaya Plantar Fasciitis-nya berkurang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Surya Saputra memaparkan bahwa selain faktor otot, pemilihan alas kaki yang tidak tepat juga berkontribusi pada masalah struktur kaki Cynthia Lamusu. Ia menduga penggunaan sepatu yang terlalu datar di masa lalu menjadi penyebabnya.
“Dulu nih kalau menurut saya penyebabnya adalah olahraga tapi sepatunya gak tepat. Itu sepatunya terlalu rata. Jadi gak men-support si arch-nya ini (lengkungan kaki). Jadinya lama-kelamaan flat foot (kaki datar), nah itu jadi masalah sama otot yang ada di bawah,” terangnya.
Meskipun diwarnai rasa sakit, kondisi kesehatan Cynthia Lamusu justru menciptakan momen-momen manis yang mempererat hubungan keduanya. Surya Saputra menirukan ucapan Cynthia, “Ada dua efek sih. Pertama sakit yang pasti. Kedua manja. ‘Ayang pijitin sakit di sini’.”
Demi mencegah kondisi tersebut memburuk, Surya Saputra kini lebih protektif terhadap gaya hidup Cynthia Lamusu, khususnya dalam hal pemilihan alas kaki. Ia mengaku senang melakukannya.
“Jadi saya tuh memang senang. Senang dipijit dan senang mijitin orang. Jadi nawaitu-nya adalah mau bantu,” tutup Surya Saputra.






