Berita

Partai Demokrat Somasi Akun TikTok Terkait Tuduhan SBY di Balik Isu Ijazah Jokowi

Advertisement

Partai Demokrat secara resmi melayangkan somasi kepada sebuah akun TikTok berinisial SWBMP. Somasi ini dilayangkan terkait tudingan bahwa Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terlibat dalam isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Partai Demokrat menuntut akun tersebut untuk meminta maaf dan memberikan klarifikasi secara terbuka.

Tuduhan Tidak Benar dan Fitnah

Dalam surat somasi yang dilayangkan oleh Badan Hukum dan Pengamanan Partai DPP Demokrat, dinyatakan bahwa pernyataan dalam video tersebut tidak benar, jauh dari kebenaran, serta merupakan pemberitaan bohong dan/atau fitnah. Demokrat mendasarkan somasi ini pada sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, termasuk Pasal 14 ayat (1), Pasal 14 ayat (2), dan Pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Selain itu, pasal-pasal terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juga turut disertakan.

Menyesatkan Publik dan Merusak Citra Partai

Demokrat menilai pemilik akun TikTok tersebut telah menyesatkan pandangan publik. “Bahwa pernyataan dalam video dimaksud telah membuat keruh situasi, menyesatkan, mengakibatkan terjadinya keonaran di kalangan masyarakat, pengurus, kader, dan anggota Partai Demokrat,” demikian bunyi keterangan somasi tersebut. Lebih lanjut, disebutkan bahwa pernyataan dalam video itu telah merugikan citra dan nama baik Partai Demokrat di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya, serta Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat secara khusus.

Tuntutan Klarifikasi dan Permintaan Maaf

DPP Partai Demokrat secara tegas meminta pemilik akun TikTok untuk mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka. Pihaknya juga menuntut agar video yang dimaksud segera dihapus. “Meminta kepada tersomir untuk mengklarifikasi, meminta maaf secara terbuka di media cetak maupun media elektronik dan menghapus unggahan video tersebut,” imbuh keterangan somasi.

Advertisement

Isi Video yang Dipermasalahkan

Demokrat secara spesifik mempermasalahkan isi video yang diunggah pada tanggal 30 Desember 2025. Video tersebut diduga berisi pernyataan yang mengaitkan SBY dengan isu ijazah Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka. Kutipan dari video tersebut berbunyi, “dengan berbagai Impian-impian besar tentu pak sby harus memutar otak tidak bisa bermain bersih karena kita tahu juga politik itu kotor teman-teman, seribu satu cara pasti dilakukan untuk bisa menjatuhkan lawan politiknya salah satunya ya dengan isu ijazah biar pak Jokowi tidak bisa focus menjadi king maker lagi di pilpres, disibukkan dengan isu-isu yang tidak jelas yaitu isu ijazah baik ijazah pak Jokowi ataupun ijazah mas Gibran terus saja digonjangganjingkan oleh pion-pion mereka yaitu roy suryo”.

Hingga berita ini diturunkan, detikcom telah berupaya menghubungi akun TikTok tersebut untuk mendapatkan tanggapan terkait somasi yang dilayangkan Demokrat, namun belum menerima balasan.

Advertisement