Berita

Macet Parah di Sekitar Ragunan Akibat Bubaran Pengunjung Libur Tahun Baru

Advertisement

Jakarta – Arus lalu lintas di sekitar Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, dilaporkan mengalami kemacetan parah pada Jumat (02/01/2026) sore. Kondisi ini terjadi seiring dengan bubarnya ribuan pengunjung yang memadati kebun binatang tersebut sepanjang hari libur Tahun Baru.

Penumpukan Kendaraan di Titik Akses Keluar

Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan lalu lintas yang signifikan di sejumlah titik akses keluar-masuk TMR. Kemacetan terparah terjadi tepat di depan pintu masuk utama, di mana kendaraan pribadi dan sepeda motor saling berebut untuk keluar dari kawasan. Sejumlah pengendara bahkan terlihat mencoba melakukan putar balik untuk mencari jalur alternatif.

Jalan Harsono RM yang menjadi salah satu akses utama menuju Ragunan juga dipadati antrean kendaraan yang mengular dari arah lampu merah Departemen Pertanian. Kendaraan hanya dapat bergerak perlahan, diiringi suara klakson yang bersahutan.

Akses Pintu Barat dan Jagakarsa Ikut Terdampak

Kepadatan tidak hanya terjadi di pintu utama. Arus kendaraan dari arah Jagakarsa dilaporkan macet hingga kawasan Kantor DPP Partai Gerindra. Jalan Saco, yang merupakan pintu barat Ragunan, juga mengalami hal serupa. Lalu lintas di persimpangan yang menjadi jalur alternatif menuju pemukiman padat, terpantau padat.

Menyikapi lonjakan volume kendaraan, sejumlah personel kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) telah disiagakan untuk mengatur lalu lintas. Seluruh pintu keluar Ragunan, termasuk Pintu Timur, Pintu Selatan, Pintu Utama, dan Pintu Barat, dibuka untuk memperlancar proses bubaran pengunjung.

Advertisement

“Kalau bubaran, nanti Pintu Timur, Pintu Selatan, Pintu Utama, Pintu Barat buka semua,” ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto.

Rekor Pengunjung Tertinggi

Taman Margasatwa Ragunan mencatat rekor jumlah pengunjung tertinggi sepanjang masa libur periode ini. Sebanyak 113.000 wisatawan memadati kebun binatang pada hari pertama tahun 2026.

“Hari ini kita prediksikan tanggal 1 (Januari 2026) itu 80-100 ribu (pengunjung), tapi faktanya 113.000 ya. Artinya lebih dari apa yang kita perkirakan,” ungkap Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang.

Jumlah pengunjung yang membludak ini menjadi faktor utama terjadinya kemacetan parah di sekitar kawasan Ragunan pasca jam operasional yang berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

Advertisement