Liverpool harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Jumat (2/1/2025) dini hari WIB. Penyerang Liverpool, Hugo Ekitike, menjadi sorotan utama karena menyia-nyiakan peluang emas di depan gawang.
Ekitike Gagal Manfaatkan Peluang Emas
Hugo Ekitike kembali dipercaya mengisi lini depan Liverpool, menggantikan peran penyerang yang absen. Performa Ekitike sebelumnya memang sedang menanjak, terbukti dengan lima gol dan satu asis dalam empat pertandingan terakhir Liga Inggris. Namun, saat menghadapi Leeds, pemain berusia 23 tahun itu tampil kurang maksimal.
Meskipun bermain penuh selama 90 menit, Ekitike hanya mampu melepaskan empat tembakan, dengan hanya satu yang mengarah tepat ke gawang. Kesalahan fatalnya terjadi pada menit ke-33. Menerima umpan lambung dari Jeremie Frimpong di sisi kanan, Ekitike berada dalam posisi sempurna di depan gawang yang sudah kosong karena kiper Leeds keluar dari posisinya. Namun, alih-alih mencocor bola masuk, sundulan Ekitike justru mengarah ke belakang, menjauhi gawang.
Momen tersebut menjadi peluang terbaik Liverpool dalam pertandingan yang sulit ini. Leeds United tampil disiplin dengan pertahanan rapat, membuat Liverpool kesulitan menciptakan banyak kesempatan.
Arne Slot Soroti Kurangnya Gol
Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa timnya kurang dalam hal mencetak gol. Ia menyatakan bahwa penguasaan bola yang tinggi tidak berarti banyak jika tidak mampu menghasilkan peluang yang cukup untuk dikonversi menjadi gol, terutama saat menghadapi tim yang bermain bertahan.
“Sebuah gol. Itu jawaban paling simpel,” kata Arne Slot ketika ditanya apa yang kurang dari performa timnya. “Kami adalah tim dengan penguasaan bola tertinggi di liga, tapi itu tak berarti apapun kalau Anda tak menciptakan cukup peluang dan bisa menghasilkan peluang melawan tim dengan pertahanan blok rendah. Kita melihat sebuah tim yang terus mencoba, tapi memang sulit bagi kami untuk menemukan sebuah celah,” imbuhnya.
Hasil imbang ini membuat Liverpool gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih poin penuh. Pertandingan ini menyoroti pentingnya ketajaman di lini depan, terutama dalam memanfaatkan peluang emas yang datang.






